Masalah yang sering kami dengar
Perusahaan distribusi skala menengah biasanya beroperasi dengan kombinasi Excel, WhatsApp, dan ingatan tim — dan itu mulai bermasalah justru di saat volume paling tinggi.
Gudang di tiga kota, tiga file berbeda. Salesman menjanjikan barang yang sudah habis.
Setiap akhir bulan, manajer harus menelepon satu per satu untuk mengumpulkan angka.
Tidak ada yang tahu berapa barang keluar dari gudang atau berapa yang masih di jalan.
GIMS dirancang agar data yang masuk di satu bagian langsung tersedia di seluruh sistem — tanpa impor manual, tanpa salinan ganda.
Peta interaktif menampilkan lokasi pelanggan, stok aktif di setiap gudang, dan sebaran tim lapangan — dari tingkat provinsi hingga kecamatan di seluruh Indonesia.
Ketika cabang Surabaya kehabisan stok, manajer pusat bisa langsung melihatnya — bukan dua hari kemudian lewat laporan.
Anda
Berapa stok SKU-201 di gudang Bandung?
GIMS AI
Stok SKU-201 di Gudang Bandung: 342 unit.
Terakhir diperbarui 14 menit lalu. Reorder point: 200 unit.
Anda
Buat PO ke supplier untuk 500 unit.
GIMS AI
Purchase Order PO-2026-0847 berhasil dibuat — 500 unit SKU-201 ke CV Maju Sejahtera. Menunggu persetujuan.
Asisten GIMS memahami perintah dalam Bahasa Indonesia. Cek stok, buat purchase order, atau tarik laporan penjualan — cukup dengan mengetik kalimat biasa.
Tidak ada lagi bolak-balik menu atau menunggu tim IT untuk membuat laporan ad-hoc.
Yang termasuk dalam GIMS
Tidak ada biaya modul tambahan, tidak ada integrasi pihak ketiga. Semuanya terhubung sejak awal.
Pipeline, leads, kunjungan lapangan, dan riwayat pelanggan.
Stok multi-gudang, transfer, FIFO/FEFO, dan pergerakan barang.
CoA, jurnal otomatis, hutang, piutang, dan laporan laba rugi.
Purchase order, manajemen supplier, dan penerimaan barang.
Penawaran, faktur, surat jalan, dan analitik omzet.
Absensi, cuti, kontrak karyawan, dan proses penggajian.